otakjepang
1432159430333932
Loading...

10 Kata Untuk Menjelaskan Orang Jepang (Prespektif Bule)

Saling memberi hormat

Semua orang menganggap bahwa sebuah rakyat disuatu negara pastinya terdiri dan terbentuk dari makanan, budaya dan wisatanya. Hal tersebut merupakan sebuah stereotape yang pastinya diamini oleh seluruh negara di dunia ini. Akan tetapi pernyataan diatas sepertinya tidak bisa menggambarkan orang Jepang. Sebuah situs Jepang yang menulis tentang Jepang melalui prespektif asing menuturkan ada 10 kata yang bisa menjelaskan apa dan bagaimana orang Jepang tersebut.

1. Sopan

Sopan adalah sebuah kata yang paling atas yang bisa menggambarkan orang Jepang. Sopan atau dalam bahasa Jepang digunakan istilah "Reigi Tadashii" adalah sebuah kepribadian yang harus dimiliki seorang Jepang. Membungkuk dalam memperkenalkan diri adalah salah satu adat istiadat yang masih dipakai sampai saat ini, meskipun berjabat tangan telah secara umum digunakan di Jepang. Dalam pola pikir orang barat, membungkuk sekitar 15 derajat untuk memperkenalkan diri atau saling menyapa adalah adat yang lebih terhomat dari pada sekedar berjabat tangan terlebih lagi tos (high five) yang sering digunakan kaum muda orang barat.

2. Tepat Waktu

Negara Jepang adalah negara yang membutuhkan ketepatan waktu yang sangat serius. Bahkan sistem kereta bawah tanah Jepang adalah sistem kereta bawah tanah terpadat namun tertepat waktu didunia tanpa adanya keterlambatan sekalipun. Oleh karenanya ada adat kerja di Jepang yang mengharuskan para pekerjanya untuk meninggalkan kata terlambat kekantor.

3. Baik Hati

Sopan dan baik hati, itu mungkin kata pelengkap yang dapat menjelaskan bagaimana sikap seorang Jepang kepada sesamanya. Dalam bahasa Jepang sendiri kata "baik" adalah kata yang berkonotasi sangat baik. "Yasashi" atau "Omoyari no Aru" berarti sangat memikirkan orang lain. Untuk info saja, jika ada seorang asing bertanya jalan kepada orang Jepang, maka orang Jepang akan mengantarkan orang asing tersebut ke tempat yang ditanyakan jika mereka tidak atau belum paham tentang arah jalan.

4. Pekerja Keras

Pekerja keras atau "Hataraki Mono" adalah kata umum yang menjelaskan pola pikir otak Jepang. Bahkan di Jepang dikenal budaya bekerja yang sangat tinggi sampai meninggalkan keluarga. Saking sedemikiannya, Kematian karena kebanyakan kerja telah masuk dalam perbendaharaan kata Jepang yang disebut "Karoushi".

5. Menghormati

Hormat adalah kata kelima yang bisa menjelaskan watak orang Jepang. Hormat-nya orang Jepang biasanya berkaitan erat dengan jarak. Lihat saja bagaimana itu seorang siswi SMA yang berdiri cukup jauh hanya untuk menyapa kakak kelasnya atau sebuah wota idol yang memberikan ruang jarak pemisah antara dia dan idolnya meskipun tanpa adanya panggung sekalipun. Di Jepang atau di negara asia lain tentunya menghormati yang lebih tua adalah hal yang memang dilakukan, tidak seperti orang barat yang tidak mempunyai budaya demikian.

6. Pemalu

Kesan lain tentang warga Jepang adalah mereka sangat pemalu atau "Hazukashigariya". Hal ini memang dikarenakan mereka yang sangat menghromati dan sopan tentu saja yang akan berdampak pada sifat pemalu yang muncul dengan sendirinya. Sangat sedikit dari kita mendengar orang Jepang yang blak-blakan berbincang pada orang asing. Banyak orang Jepang yang takut akan kemampuan bahasa asingnya yang akhirnya hanya diam dan takut bertutur sapa. Oleh karenanya bahasa Inggris baru-baru ini ditetapkan sebagai bahasa yang harus dikuasai di jenjang sekolah di Jepang.

7. Cerdas

Satu lagi stereotipe dari orang barat yang mengatakan bahwa orang Jepang atau orang Asia terutama mempunyai "tanaman" pembuat mereka cerdas. Mungkin ini salah satu kesan baik yang ditampilkan oleh orang Asia pada umumnya di dunia internasional. Yang unik disini adalah kata cerdas dalam bahasa Jepang disebut "kashikoi" atau dalam huruf katakana serapan bahasa inggris disebut "Sumaato" yang juga berarti kurus dan menarik. Jadi berhati-hatilah dalam mengucapkannya kepada orang Jepang, salah-salah mereka mengganggap kata itu diperuntukkan untuk tubuh mereka.

8. Berkelompok

Kalian pastinya melihat bagaimana cewek-cewek jika berpergian haruslah bergerombol, tidak terkecuali orang Jepang. Di Jepang sifat bekerja secara berkelompok memang diajarkan sejak di sekolah, tidak seperti orang-orang barat yang sama sekali tidak diajari hal demikian karena dinilai beban kerjanya pasti tidak akan merata. Saya kira cara berkelompok inipun diajarkan di Indonesia juga kan.

9. Formal

Terikat dengan kata Sopan, orang Jepang terlihat sebagai orang yang sangat resmi dan formal. Hal ini terkait dengan bahasa yang digunakan pada sesama ataupun orang yang lebih dihormati. Hal inilah yang menjurangi orang asing dalam mempelajari bahasa Jepang karena terbagi dalam bahasa formal dan sehari-hari layaknya bahasa Jawa di Indonesia.

10. Bersih

Bersih adalah kata terakhir yang bisa menjelaskan bagaimana orang Jepang itu. Tidak seperti tempat perkemahan di Indonesia yang selalu dipenuhi sampah setelah didatangi pengunjung, orang Jepang selalu menyimpan sampah-sampahnya ketika tidak ditemukannya tempat sampah. Orang Jepang pun bisa menyimpan sampah rumah tangganya sampai seminggu dalam rumahnya jika mereka terlambat membuang sampah di hari yang telah ditentukan.

Jadi bagaimana menurutmu para pembaca ? sangat patut dicontoh bukan ?
Otak Jepang 608338196153614173

Posting Komentar Default Comments Disqus Comments

  1. Kebetulan ada beberapa teman yang sekolah juga di jepang dan ceritanya memang tidak jauh berbeda dengan hal-hal yang dijelaskan diatas.
    Salam kenal dan salam persahabatan

    BalasHapus

Kamu dapat menambahkan video di kolom komentar dengan format [video]link video kamu[/video] atau [img]url gambar[/img] untuk menambatkan gambar di komentar kamu.

emo-but-icon

Beranda item

Recent Post

Begini yang Orang Jepang Lakukan Jika Hidung Mampet

Random Posts