otakjepang
1432159430333932
Loading...

Siapa Pemilik Gunung Fuji ?

Jepang dikenal sebagai negara yang besar dari litelatur budayanya yang beragam dan juga menarik, termasuk budaya subkultur yang dekade terakhir sangat dikagumi dan digemari masyarakat dunia, contohnya saja budaya manga ataupun idol. Tetapi jika berbicara tentang simbol fisik budaya dari negari matahari terbit tersebut tidak lepas dari sebuah gunung ikonik Jepang; Gunung Fuji.

pemilik gunung fuji adalah kuil besar sengen

Gunung yang terletak di prefektur Shizuoka Jepang ini baru saja menjadi salah satu warisan dunia dan merupakan lambang simbolik Jepang selama berabad-abad. Tentu saja banyak yang menduga bahwa gunung ini pastinya dimiliki oleh pemerintah Jepang, namun kenyataannya tidak. Tanah gunung fuji ternyata adalah kepunyaan pribadi. 

pemilik gunung fuji

Jika disederhanakan memanglah demikian adanya. Sedikit menilisik tentang sejarah kepemilikan gunung ini, puncak gunung fuji sebenarnya dimiliki oleh Kuil besar Sengen yang terletak menyebar didaerah Fujinomiya, prefektur Shizuoka Jepang. Daerah kuil itu sendiri secara resmi ada di delapan pos dari gunung fuji (dari tinggi 3250 meter sampai 3776 meter dari permukaan laut). Sisi lain selain delapan pos itu secara teknis milik publik.

Jika kita menilik lagi jauh kebeberapa abad silam, pemilik gunung ini adalah seorang Jepang yang bernama Leyasu Tokugawa yang namanya sangat tersohor dalam keshogunan Tokugawa yang menjadi kerajaan pemersatu seluruh Jepang pada saat itu. Pada tahun 1606, tokugawa menyumbangkan puncak gunung tersebut ke sebuah kuil yang akhirnya berdiri pada masa meiji. Kuil tersebut dibangun oleh sang kaisar, penguasa tertinggi Jepang.

pemilik gunung fuji

Selama periode meiji, kuil tersebut diambil dan dikuasai oleh pemerintah dan menjadikannya tempat publik. Hal ini berlangsung sampai tahun 1949 ketika konstitusi baru Jepang yang menyatakan bahwa antara tempat keagamaan dan negara (publik) terpisah yang akhirnya membuat pemerintah mengembalikan seluruh bangunan kuil tersebut namun tidak untuk wilayahnya yang notabene adalah sebuah gunung (nah lo!). Untuk itu kuil besar Sengen melayangkan gugatan pada tahun 1974 dan akhrinya dimenangkan pada tahun 2004 lalu.

Secara teknis kuil besar Sengen berada sampai dipuncak gunung fuji, namun satu kendala kecil muncul, yaitu bangunan kuil dipuncak gunung tersebut belum terdaftar sebagai kuil. Hal ini dikarenakan batas resmi antara Yamanashi dan Shizuoka  sebenarnya tidak ada sehingga kuil ini secara teknis sebenarnya tidak bisa didaftarkan sebagai bangunan yang sah. Terlepas dari itu semua ingatlah jika kita mendaki gunung fuji tersebut kita sebenarnya berada diwilayah pribadi jadi bersikaplah sebagai tamu.

Jadi bagaimana menurutmu ? apa jadinya kalau gunung-gunung di Indonesia layaknya gunung Fuji.
Otak Jepang 286415724709939250

Posting Komentar Default Comments Disqus Comments

  1. wah uda menang gugatan, brati balik ke pemilik lama gitu ya? setelah dikuasai pemerintah?

    BalasHapus

Kamu dapat menambahkan video di kolom komentar dengan format [video]link video kamu[/video] atau [img]url gambar[/img] untuk menambatkan gambar di komentar kamu.

emo-but-icon

Beranda item

Recent Post

Begini yang Orang Jepang Lakukan Jika Hidung Mampet

Random Posts