otakjepang
1432159430333932
Loading...

Ini Dia Pilihan Penginapan Unik selain Hotel Di Jepang

Penginapan di Jepang Murah

Dengan populasi warga Jepang yang terus berkurang, negara ini dari tahun ketahun mendapatkan surplus yang bertambah dari rumah kosong yang disewakan. Keuntungan negara ini dari penginapan rumah warga yang kosong pada tahun 2008 bahkan mencapai 7,75 juta yen. Fakta lain juga menyebutkan bahwa lebih dari 10% dari semua unit rumah di Jepang kosong dan presentase itu akan terus meningkat menjadi 30% pada tahun 2030.

Strategi ekonomi Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang dijuluki sebagai "Abenomics," berharap mengubah masalah kekosongan ini menjadi sapi perahan bagi pemilik properti dengan mengubah undang-undang Hotel dan melonggarkan pembatasan menyewakan rumah warga untuk wisatawan dari dalam maupun luar Jepang. Untuk inisiatif permulaan, salah raksasa real estate Jepang telah bekerja sama dengan sebuah situs web rumah sewa di Jepang untuk menyambungkan antara pemilik rumah kepada calon wisatawan luar negeri yang ingin menginap dan menikmati pengalaman lebih otentik dari Jepang.

Perusahaan Raksasa Real Estate Jepang Able Inc, yang mengelola sekitar 120.000 properti, mengumumkan pekan lalu bahwa ia akan mulai bekerja dengan situs sewa rumah liburan Tomareru untuk memulai layanan opsi lain penginapan di Jepang selain hotel. Situs baru akan diluncurkan musim gugur ini dan tidak seperti situs Amerika Airbnb, di mana orang dapat menyewakan kamar ekstra untuk hanya satu malam, usaha baru ini akan fokus pada wisatawan asing yang ingin menyewa seluruh rumah selama sekitar satu minggu pada suatu waktu.

▼ Jadi ingin merasa tinggal disuasana rumah yang otentik meskipun liburan ke Jepang sekalipun situs dibawah ini mungkin solusinya.

Penginapan Murah Jepang
Gambar: Tomareru

Kunci untuk usaha baru ini terdapat pada zona ekonomi khusus di mana usaha tertentu dapat melewati beberapa peraturan yang harus dipatuhi oleh hotel atau penginapan Jepang normal lainnya. Sebagai contoh, di bawah hukum saat ini sebuah hotel harus memiliki meja resepsionis fisik di mana pelanggan dapat membayar ditempat untuk sebuah ruangan dalam bangunan tersebut, tapi jelas rumah pribadi tidak akan pernah bisa mematuhi aturan tersebut.

Namun, masih akan ada beberapa peraturan pada jenis rumah yang dapat berpartisipasi. Rumah-rumah yang nantinya dapat disewakan harus minimal memiliki luas setidaknya 25 meter persegi, dapat tersedia untuk menginap dari 7-10 hari dan memiliki AC dan kamar mandi.

Menurut Tomareru, pemerintah Jepang mengesahkan peraturan zona ekonomi khusus pada rumah-rumah kosong ini pada tanggal 1 Mei. Kota-kota besar di Jepang diwilayah Kanto dan Kansai, kota Tokyo, Osaka dan Kyoto, dan tempat-tempat lain seperti Okinawa Prefecture telah memenuhi syarat untuk klasifikasi rumah yang dapat disewakan. Perusahaan berharap untuk memiliki minimal 3.000 rumah terdaftar di situs pada bulan Maret 2015.

Diharapkan dengan rumah-rumah sewa ini dapat menjadi solusi bagi wisatawan yang tidak mampu atau tidak memiliki anggaran yang cukup untuk menginap lama di hotel-hotel Tokyo. Keuntungan besar lainnya adalah kesempatan untuk hidup dan tinggal layaknya orang Jepang kebanyakan yang mungkin tidak akan kamu lihat jika tinggal menginap di sebuah hotel. Dan karena beberapa di industri pariwisata telah menyuarakan keprihatinan mereka tentang kurangnya kamar hotel saat mereka mempersiapkan diri untuk Olimpiade 2020 Tokyo, ini tampak seperti solusi win-win bagi semua pihak.


Jadi gimana tertarik untuk tinggal seminggu dan berlibur di rumah otentik di Jepang ? beri komentarmu ya :)
Ragam 4406241319582009945

Posting Komentar Default Comments Disqus Comments

Kamu dapat menambahkan video di kolom komentar dengan format [video]link video kamu[/video] atau [img]url gambar[/img] untuk menambatkan gambar di komentar kamu.

emo-but-icon

Beranda item

Recent Post

Begini yang Orang Jepang Lakukan Jika Hidung Mampet

Random Posts